Hargailah dia yang mencintaimu..
Ia berkorban bukan karena berharap kasihmu.. Melainkan ingin menunjukkan kau berarti untuknya..

Pengikut

Selamat Datang di Blog Asrey Fatmalasari Putri

Rabu, 19 Juni 2013

Malaikat Tak Bersayap











Bahagia itu sederhana..
Sesederhana aku melihat senyummu setiap hari
Sesederhana aku bersyair untukmu

Bahkan,

Aku lupa .. bahwa ragamu tak lagi menetap di dunia
Aku rindu .. sangat rindu
Rindu usapan telapakmu di pipiku
Rindu cerita cerita mu yang meramaikanku

Bahagia itu sederhana
Sangat sederhana..

Setiap hari aku masih mampu melihat nisanmu berdiri tegak
Dan aku masih bisa mengirim surat cintaku melalui doa

Apa Tuhan mengatakan demikian ??
Aku rindu kau disini,

Apa Tuhan menyampaikannya ??
Kau yang terhebat yang pernah ada

Apa kau bahagia disana ?? apa surga itu indah ?
Aku belum pernah kesana, tapi cerita tentang keindahan surga Tuhan selalu kudengar

Bagiku,
Cintamu itu segalanya
Kau itu hebat, kau tau ??
Kau itu kuat.. bahkan hingga ajal sudah diujungnya
Kau masih saja bisa tersenyum, seolah sakit itu tidak lagi terasa
Genggaman jemarimu yang dulu menitihku belajar berjalan
Sempat kurasakan melemah dan hilang daya genggamnya

Banyak cerita tentangmu
Banyak sekali,
Tidak akan habis dan tidak akan bosan bila berulang – ulang kuingat

Kau tidak sejahat yang ku kira
Aku mengerti,
kenapa kau pulang ke rumah Tuhan lebih dulu
Pasti kau ingin menyambutku di pintu kan ??
Kau ingin buka bentangan tanganmu, agar aku berlarian meraihnya

Ah.. kamu selalu begitu
Selalu mengajakku bergurau
Heii.. aku sudah besar .. aku malu kalau dilihat ibu guru
Tetapi tetap saja kau lakukan itu ..
Aahh kau menggemaskan, membuatku semakin rindu

Aku rindu.. Sangat rindu
Rindu ulangan perintahmu yang tak segera ku laksanakan
Hingga tak sabar menanti, kau melakukannya sendiri
Aahh.. sebentar dong, kan lagi asyik menonton televisi


Aku rindu Tuhan

Rindu padanya, Malaikat tak bersayapku

Tuhan,
Jaga Bundaku baik – baik ya
Bunda sangat baik Tuhan.. baik padaku dan pada ayahku juga
Aku ingin dia menyambutku lagi Tuhan, sambil bertanya “ada PR apa hari ini??”

Aku rindu Tuhan.. rindu sekali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar