Hargailah dia yang mencintaimu..
Ia berkorban bukan karena berharap kasihmu.. Melainkan ingin menunjukkan kau berarti untuknya..

Pengikut

Selamat Datang di Blog Asrey Fatmalasari Putri

Sabtu, 19 September 2015

Surat Rindu



To My Dearest


Terakhir yang aku ingat sewaktu kita masih makan bareng, jalan bareng dan nonton berdua. Semua itu masih terlintas dengan jelas, seandainya kamu tahu aku tak pernah ingin seperti ini. Kamu membuatku lupa tentang masalalu pahit, kamu yang membuatku berfikir untuk merubah sikap sebijak mungkin. Aku tahu, dewasa bukan masalah usia, melainkan belajar bersabar, dan itu aku pelajari saat aku bertemu kamu. 


Kamu mulai berubah akhir – akhir ini, sebenarnya kenapa?? Kamu mulai jarang memberi perhatian dengan alasan banyak pekerjaan yang harus selesai sebelum deadline ahh..yasudah mungkin memang kamu sibuk. Kamu tahu sayang?? Aku rindu.. mungkin itu secuil kata yang terlintas setiap waktu untukmu. 


Aku mulai mengenalnya, masa lalu mu dan tentunya masalah baru buatku. Aku membiasakan diri untuk berkata “Tidak Mungkin”, karena aku selalu percaya bahwa kamu masih ingin aku yang berada disampingmu. Kecurigaanku bertambah ketika melihat cerita ganjal diantara kita. Apa yang salah? Aku mencoba mengkoreksi diri. Apa yang aku lewatkan?? Tidak satupun kutemukan jawaban yang ku pertanyaan. 


Sayang, kamu tahu.. aku mulai menyiapkan hati bila sewaktu – waktu aku menerima jawaban yang sangat mungkin terjadi, kamu dimana? Aku tak pernah tahu. Diam adalah caraku bertanya pada diri sendiri, karena rasa ingin tahu yang besar, aku selalu membiarkan air mata ini menetes berharap Tuhan menjawab semua kecemasanku. Aku kuat sayang.. walaupun kadang aku masih butuh sandaran. Ahh.. kamu membuatku tak berdaya. 


Tiga hari berlalu semenjak kejadian itu, aku mulai bisa menerima bahwa kamu memang berubah. Sayang.. kadang aku sering tidak sadar menulis pesan untukmu, kadang masih terasa ganjal bahwa kita sekedar teman biasa. Bukan tentang kehilangan, aku lebih siap nyatanya. Kamu tetaplah kamu, sama seperti saat kita belum kenal, sedang kenal dan sedang sudah menjauh. Terima kasih sayang,, aku tak pernah menyesal mengenalku, karena kamu aku tau rasanya bersabar dan kuat. Terima kasih



at 13.50
sep, 20-2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar