Curhatku malam ini...
Tuhan, 21 maret 2010 yang lalu,
Kau titipkan salah satu mahlukMU yang indah padaku,
minggu pagi aku dapatkan hewan mungil itu,
aku rawat dia di kost hingga akhirnya aku bawa pulang ke rumah, karena di kost dia selalu membuatku bingung, hoby nya yang lari sana lari sini sesukanya, suka ngumpet di bawah meja, di tumpukan kardus dan membuatku pusing saat mencarinya.
Oh iya si mungil itu bernama "bunny" nama ini diberikan oleh seseorang yang membelikan bunny untukku.
Setelah di kost kurang lebih 1 bulan, aku membawa bunny pulang ke rumah, aku masukkan bunny ke kandangnya dan ku taruh di dalam kardus. Aku tau perjalanan yang aku dan bunny lalui tidak lah dekat, hingga sesampainya di rumah bunny mabuk darat, meski ta sampai muntah tapi aku tau kalau bunny pusing. Terlihat dari cara bunny bergerak mengedipkan matanya.
Di rumah bunny dirawat oleh adikku, kata adikku bunny makannya banyak, dan dengan cepat bunny naik berat badannya.
Aku ingat tiap aku pulang aku coba lepaskan bunny dari kandang, bunny terlihat senang sekali, ta henti-hentinya bunny berlari tanpa lelah, hingga dia juga pernah kejar-kejaran sama ayam, anehnya yang takut bukan si ayam tapi malah si bunny. Oh ya bunny itu seekor kelinci, sebenarnya aku ga suka hewan berbulu, aneh aja rasanya kalau megang hewan berbulu tapi kenapa aku suka dengan bunny????
Aku juga ga tau, tapi yang jelas bunny berbeda dengan kelinci lainnya,bunny tidak suka kotor, bulunya halus, dan sangat penurut.
Yang bikin aku ga tahan kalau dekat bunny adalah manjanya terhadapku, tiap aku belai belum ada 2 menit aku membelainya, si bunny langsung memposisikan tubuhnya dan matanya, serasa siap untuk tidur,,ehhh lah dalahhh.
Kadang bunny juga gigit aku,,tapi bukan gigitan yang menyiksa melainkan mengajakku bercanda.
Pernah suatu siang, saat kandangnya dibersihkan oleh adikku, bunny di lepaskan bebas, waktu itu aku masih tidur karena kecapek'an, tiba-tiba disebelahku seperti ada yang menyentuh tanganku,,waktu aku buka mata ternyata bunny memainkan jariku..hemm seneng banget kalau ingat itu.
Tiap minggu aku mencuci kandangnya karena aku ga mau bunny sakit terinfeksi virus, maka dari itu aku cuci kandang nya menggunakan desinfektan.
Saat aku mencuci kandangnya bunny selalu menggangguku, lalu tiba-tiba bunny menghilang ga tau kemana..
Aku cari kesana kesini tidak ada,,
setelah agak lama, aku melihat ada yang melompat-lompat dari arah samping rumahku,,wowww ternyata itu si bunny, kalian tau apa yang terjadi???
Tubuh bunny penuh dengan lumpur hitam,,owalah ternyata bunny abis nangkring di kandang bebek tetangga sebelah.
Aku marah-marah sama bunny, karena kotor, bunny mendekatiku seperti memberi isyarat minta di mandikan, akupun berjalan menuju kran air yang ada di depan rumahku,bunny yang biasanya lari-lari kalau di mandikan hari itu bunny hanya terdiam.
Karena bunny usil mengibas-ibaskan bulunya saat aku memandikannya, membuatku bertambah jengkel pada bunny, ibuku yang kebetulan lewat langsung tanpa pikir panjang memegang bunny dan ikut memandikannya,,hahahaaaaa
ga nyangka ibuku tidak jijik dengan bunny padahal yang ku tau ibuku anti dengan hewan berbulu.
Tuhan, itulah secuil kisah tentang bunny,
semua itu berakhir saat tumbuh 2 gigi di rahang bawah, yang membuatnya mengalami kesulitan dalam makan, keadaan itu membuat bunny harus kurus.. Ya Allah ta tega aku melihatnya,,
sedih rasanya,
rencana aku akan membawa bunny ke dokter hewan minggu depan, tapi sore ini saat aku tiba di rumah,,ternyata yang ku lihat lebih menyedihkan Tuhan,,
kaki bunny lumpuh sebelah..
Aku ga tahan,
aku meski gimana,
Y Allah, jika Engkau menyayanginya, aku rela Engkau mengambilnya kembali kesisiMU, karena aku telah mengikhlaskannya, tetapi jika masih Kau ijinkan bunny hidup dengan keadaan pincang,, aku ..aku... Aku sedih Tuhan,
mungkin bunny memang hanya sebuah hewan yang ta berharga, tapi aku telah menyayanginya sebagai mahluk Tuhan juga.
Tuhan, aku sayang bunny,,
terimakasih Tuhan pernah Kau hadirkan bunny, karena saat aku mengalami masalah apapun, entah dengan teman, keluarga,, sahabat,,dan orang sekitarku aku bercerita padanya. Terimakasih:(:(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar